Tanjung Selor – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulungan bersama Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan perekaman KTP-el dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bulungan. Rabu, 23/09/2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang telah memenuhi syarat untuk memiliki dokumen kependudukan.
Pelayanan jemput bola tersebut memberikan kemudahan bagi para pelajar untuk melakukan perekaman KTP-el tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil. Selain itu, petugas juga memberikan layanan aktivasi IKD sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan dokumen kependudukan secara digital.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bulungan, H. Jamaluddin Saleh, S.Pd., mengatakan pelayanan jemput bola merupakan salah satu bentuk komitmen Disdukcapil dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat dan dekat dengan masyarakat.
“Kami terus berupaya memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, termasuk kepada para pelajar. Dengan pelayanan langsung ke sekolah, proses perekaman KTP-el maupun aktivasi IKD dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efisien,” ujarnya.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Disdukcapil Kabupaten Bulungan, Nurfaidah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya percepatan pelayanan administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya memiliki dokumen kependudukan.
Menurutnya, perekaman KTP-el sejak usia wajib KTP perlu dilakukan agar para pelajar memiliki dokumen kependudukan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi.
Selain KTP-el, aktivasi IKD juga diperkenalkan kepada para pelajar sebagai bagian dari transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Melalui kegiatan ini, Disdukcapil Bulungan bersama Disdukcapil Provinsi Kaltara berharap semakin banyak pelajar yang memiliki dokumen kependudukan serta memahami manfaat dan penggunaan IKD dalam mendukung kemudahan pelayanan publik.
