Berita

Moment peringatan hari sumpah pemuda : Pemuda Bulungan tantang Polda Kaltara Baru selesaikan Kasus Perkara yang bermasalah

4

Tanjung Selor – Kasus-kasus di Kalimantan Utara banyak yang belum selesai dan masih berproses di Polda Kalimantan Utara sehingga banyak laporan yang kami terima dan meminta bantuan Aliansi GEMA Bulungan untuk bertindak. tidak sedikit permohonan bantuan itu terus berdatangan dan melaporkan peristiwanya serta Kasus yang masih mandek itu ke Aliansi GEMA Bulungan. hal ini bahkan bukan cuma satu dua kasus, ada beberapa rangkuman Kasus yang belum selesai di tindak khususnya pada bidang Krimum dan Krimsus Polda Kaltara. Rabu, 28/10/2026

 

Aliansi Gema Menyoroti Hal itu. dimomen Peringatan Sumpah Pemuda ini merupakan momentum yang pas untuk Pemuda Bulungan menanyakan Perkara Kasus yang mandek di Polda Kalimantan Utara. Kasus Perkara itu ada yang sudah lama bergulir, ada yang janggal dalam proses penyelidikannya serta ada yang terkesan di biarkan. Denis Yosafat selaku Koordianotr Aliansi GEMA Bulungan menyorot kinerja Dirkrimum yang belum baik dalam proses penyelesaian beberapa perkara kasus itu.

 

“Perkara itu akan kami kawal dan menanyakan langsung kepada Dirkrimum Polda sudah sejauh apa proses dan penyelesaiannya” ucap Denis.

 

Perkara yang melibatkan Perusahaan, Instansi, serta Perorangan itu telah lama dilakukan pengontrolan dan pengawalan namun belum juga mendapatkan kejelasan. Perkara itu antara lain :

1.Kasus Dugaan penipuan Oknum LSH kepada kontraktor alat berat yang merugikan korban senilai 1.3 Milyar.

2.Kasus Dugaan Ijazah Palsu Oknum DPRD Bulungan inisial LB yang sampai hari ini juga lambat diproses.

3.Kasus Penangkapan petani sawit bernama lawai (40) yang diduga ada upaya untuk mencari alat-alat bukti yang tidak berdasar dan terkesan dipaksakan. (berdasarkan keterangan pihak keluarga).

 

“tiga perkara ini yang coba kami selesaikan dulu, adapun perkara yang lain saya kira Dirkrimum maupun krimsus tidak akan mampu menyelesaikan sehingga kita coba mengawal tiga kasus ini sementara”. Tegas Denis.

 

dilain pihak, salah satu Koordinator Aliansi GEMA Bulungan Sakti Abimayu juga ikut berpendapat. Abimayu menyampaikan supaya ini menjadi atensi Kapolda Kalimantan Utara yang baru jangan sampai dengan adanya pergantian Kapolda ini justru membuat Kinerja Polda lebih lambat lagi dari pada Kapolda sebelumnya.

 

“Kapolda yang baru jangan hanya banyak silaturahim dan keliling-keliling menyapa masyarakat. sadar dan tahu diri bahwa ada masyarakat kita di Kaltara ini yang masih bertanya-tanya mengenai laporannya belum diselesaikan serta pihak terlapor yang berusaha lolos dari jerat hukum yang terkeasan diada-adakan.” ucap Abimayu.

 

langkah ini merupakan bentuk auto kritik Aliansi GEMA Bulungan kepada aparat penegak Hukum. “bagaimana pun juga apa yang disampaikan Kapolri Suyudi itu mengenai Polri teman Masyarakat jangan hanya jadi imbuhan dan kata pemanis saja. buktikan dan selesaikan apa yang sudah diucapkan pimpinan.”

 

untuk diketahui, saat ini Aliansi GEMA Bulungan sedang menyusun langkah-langkah gerakan selanjutnya yang kemudian nanti akan dibawa ke Forum rakyat melalui Rapat Dengar Pendapat dengan menghadirkan perkara itu dan menyanyakan langsung di DPRD Provinsi Kalimantan Utara.