AdvertorialMalinau

Pimpin Apel Perdana ASN 2026, Bupati Malinau Tekankan Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Dialektik.id, MALINAU – Bupati Malinau Wempi W. Mawa memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Malinau, Selasa (6/1/2026). Apel tersebut sebelumnya dijadwalkan pada Senin, namun ditunda akibat kondisi cuaca hujan.

 

Dalam arahannya, Bupati Wempi mengajak seluruh ASN untuk bersyukur karena masih diberikan kesehatan serta kesempatan untuk kembali menjalankan tugas di awal tahun. Ia meminta aparatur pemerintah bekerja dengan semangat, tulus, dan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

 

Wempi menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau Tahun Anggaran 2026 telah ditetapkan bersama DPRD dengan total sekitar Rp2,4 triliun. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan APBD tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp3,2 triliun.

 

Menurut Wempi, penurunan anggaran tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya transfer ke daerah dari pemerintah pusat. Kondisi serupa juga dialami oleh hampir seluruh kabupaten dan kota, khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara.

 

Meski demikian, Wempi menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap harus memastikan pelaksanaan program dan kegiatan berjalan secara optimal selama 12 bulan ke depan. Ia menekankan bahwa penggunaan anggaran harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

 

Ia juga mengingatkan bahwa jumlah ASN di Kabupaten Malinau hanya sebagian kecil dari total penduduk. Oleh karena itu, kebijakan dan program pemerintah daerah harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wempi menyoroti sektor pendidikan yang masih memerlukan perhatian bersama. Meskipun kebijakan dan alokasi anggaran pendidikan dinilai cukup besar, capaian nilai rata-rata peserta didik di Kabupaten Malinau masih relatif rendah di tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

 

“Hal ini perlu menjadi evaluasi bersama, baik di tingkat pimpinan maupun organisasi perangkat daerah, agar kualitas sumber daya manusia di Malinau dapat terus meningkat,” ujar Wempi.

 

Selain sektor pendidikan, Wempi juga mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam pengendalian kemiskinan. Ia menyebut Kabupaten Malinau berhasil mencegah munculnya kemiskinan ekstrem dan berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan. (diskominfo/red)