Dialektik. Id, NUNUKAN – Harapan besar disampaikan keluarga almarhum Bharatu Anumerta Aldi asal Kabupaten Nunukan kepada pimpinan Polri agar memberikan kesempatan kepada sang adik, Alwisyah, untuk diterima dalam seleksi Bintara Polri (Polwan) Tahun 2026.
Permohonan tersebut ramai disampaikan melalui media sosial oleh keluarga besar Korps Brimob Polri dan rekan-rekan satu angkatan Bharapadma Nusantara. Dalam unggahan itu, keluarga mengenang pengabdian Bharatu Anumerta Aldi yang gugur saat menjalankan tugas negara dalam kontak tembak di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua pada 20 Maret 2019.
Keluarga berharap Alwisyah dapat melanjutkan cita-cita dan pengabdian sang kakak sebagai anggota Polri. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan almarhum, kesempatan tersebut juga diharapkan mampu membantu menopang perekonomian keluarga yang ditinggalkan.
Disebutkan, Alwisyah telah beberapa kali mengikuti proses seleksi, namun belum berhasil lolos. Seleksi tahun 2026 disebut menjadi kesempatan terakhir karena faktor batas usia.
Dalam pesan yang beredar, keluarga memohon perhatian dan kebijaksanaan dari Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Dankorbrimob, hingga Kapolda Kalimantan Utara agar memberikan kesempatan kepada Alwisyah untuk mengabdi sebagai anggota Polwan.
“Harapan kami agar Alwisyah bisa melanjutkan pengabdian almarhum kakaknya kepada bangsa dan negara,” tulis keluarga dalam unggahan tersebut.
Doa dan dukungan pun mengalir dari rekan-rekan almarhum serta masyarakat di Kabupaten Nunukan yang berharap perjuangan keluarga Bharatu Anumerta Aldi mendapat perhatian dari institusi Polri. (Odn/red/dial)
