AdvertorialKaltara

Gubernur Dukung Penuh Eksplorasi Migas PHI di Mangkupadi dan Maratua

4

Dialektik.id, TANJUNG SELOR – Rencana pengeboran eksplorasi migas di wilayah Kaltara mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi jajaran PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Zona 10 di Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (7/5).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis bagi jajaran manajemen baru PHI untuk memperkenalkan diri sekaligus memaparkan rencana kerja eksplorasi migas di wilayah Kaltara, termasuk rencana pengeboran di wilayah Mangkupadi dan Blok Maratua.

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana operasional PHI di Kaltara. Ia menegaskan pemerintah daerah siap membantu kelancaran proses administrasi guna mendukung investasi sektor hulu migas.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada teman-teman PHI untuk pelaksanaan kegiatan di Mangkupadi. Hal-hal yang berhubungan dengan administrasi akan kami dukung sepenuhnya,” ujarnya.

Selain mendukung investasi, Zainal juga berharap kontribusi perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat membantu peningkatan konektivitas daerah, khususnya akses jalan menuju kawasan industri Tanah Kuning.

Ia juga mendorong percepatan penyediaan energi bagi masyarakat melalui pembangunan Pertashop yang dapat melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kaltara.

“Kami berharap dukungan CSR untuk perbaikan akses jalan ke Tanah Kuning agar bisa terealisasi tahun ini. Selain itu, kami juga berharap bantuan pembangunan Pertashop agar masyarakat lebih cepat menikmati layanan energi,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Zainal turut menyinggung potensi pengelolaan migas di wilayah perbatasan Ambalat. Ia menyampaikan pandangan agar pengelolaan potensi tersebut dapat dilakukan secara optimal demi kepentingan bersama.

Sementara itu, General Manager (GM) PHI Regional 3 Zona 10, Dharmapala, menyampaikan komitmennya untuk memaksimalkan potensi migas di wilayah Kaltara.

Dharmapala menjelaskan bahwa salah satu agenda utama tahun ini adalah kegiatan pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua yang dikelola PHE Lepas Pantai Bunyu.

“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan kegiatan utama Zona 10 tahun ini dan beberapa tahun ke depan, termasuk pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua,” ungkap Dharmapala.

Untuk mendukung kelancaran operasional, PHI juga berharap dukungan pemerintah daerah dalam mobilisasi rig dan peralatan, termasuk penyediaan data jembatan guna mempermudah mitigasi teknis sejak awal pelaksanaan kegiatan.

Audiensi tersebut menjadi sinyal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri migas dalam mendukung pembangunan dan investasi di Bumi Benuanta. (dkisp)