Dialektik.id, MALINAU, – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malinau menggelar Pasar Ramadan di Taman Jajok, Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara, Kamis (5/3/2026) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Malinau dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah.
Pasar murah yang memasuki hari ketiga ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Malinau untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Komoditas yang dijual antara lain beras, telur, gula, tepung, bawang merah, bawang putih, serta minyak goreng.
Kepala Disperindag Kabupaten Malinau, Sergius mengatakan kegiatan pasar Ramadan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mengendalikan harga kebutuhan pokok selama bulan puasa.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Biasanya menjelang Ramadan hingga Idulfitri harga beberapa komoditas mengalami kenaikan, sehingga pasar murah ini menjadi solusi untuk membantu masyarakat,” kata Sergius saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terus memantau distribusi dan pasokan bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran.
“Harapannya semua masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama. Karena itu kami juga mengimbau kepada ibu-ibu yang sudah berbelanja hari ini agar bisa memberi kesempatan kepada warga lain yang membutuhkan,” ujarnya.
Salah satu warga yang datang ke pasar murah, Siti (38), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, harga beberapa bahan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan di pasar.
“Alhamdulillah sangat membantu. Beras dan minyak goreng di sini lebih murah dari harga di pasar. Jadi bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan Ramadan,” kata Siti.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri tetap terjaga, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. (jms/prokompim/red)
