Ali bin Husein lahir pada 15 Jumadil Awwal 36 H. Ia adalah putra Sayyidina Husein dan Syahzanan dari Persia. Putri Persia ini seakan dikirim Tuhan ke Arab hanya untuk melahirkan manusia suci dari silsilah Nabi Muhammad Saw. Kelak Ali bin Husein dikenal orang karena banyak bersujud, sehingga kepada namanya diberi gelar mulia As-Sajjad.

Setiap hari ia basahi sajadahnya dengan air matanya. Ia bersujud setiap habis shalat, setiap habis membaca Al-Quran, atau sesudah mendamaikan orang bertengkar.

Ali bin Husein biasa dipanggil Ali Zainal Abidin, karena ia adalah orang paling ahli ibadah. Setiap hari ia shalat sunnah 1000 rakaat. Ia ketika mengambil wudhu untuk shalat wajahnya pucat, sempat ditanya kenapa pucat, ia menjawab; “apakah kau tidak tahu kepada siapa aku akan menghadap?”

Pernah rumah Sayyid Ali Zainal Abidin terbakar, semua orang teriak agar ia keluar dari rumah, namun ternyata ia sedang melaksanakan shalat. Setelah selesai shalat ia baru sadar rumahnya terbakar, lalu ia keluar. Seseorang bertanya, “apakah kau tidak sadar rumahmu terbakar? Apakah kau tidak merasa panas?” Sayyid Ali Zainal Abidin berkata, “setiap aku shalat, aku merasakan panasnya api Neraka, sehingga aku tidak merasakan panasnya api dunia.

Sayyid Ali Zainal Abidin pernah shalat di Masjid, lalu ia dibentak oleh seorang pria yang kehilangan uang 1000 dirham dan menuduh Sayyid Ali Zainal Abidin yang mencuri. Karena tidak mau bertengkar, Sayyid Ali Zainal Abidin mengajak pria tersebut ke rumahnya lalu memberikan uang 1000 dirham.

Saat sampai di penginapan, pria tersebut baru sadar ternyata uangnya tertinggal di penginapan, bukan orang tadi yang mengambil. Pria tersebut kembali lagi, lalu sambil menunjuk rumah As-Sajjad ia bertanya siapa pemilik rumah tersebut. Seseorang berkata, “kau tidak tahu itu rumah siapa? Itu sama saja kau pergi ke Mekkah tapi tidak pernah lihat Ka’bah.” Pria tersebut bertemu Sayyid Ali Zainal Abidin dan hendak mengembalikan uang 1000 dirham tersebut. Sayyid Ali Zainal Abidin berkata, “kami Ahlulbait tidak pernah mengambil sesuatu yang sudah kami beri, ambillah uang tersebut, semoga bertambah keberkahan pada hartamu.” Pria tersebut berkata, “akhlak mu seperti kakekmu.”

Pernah juga Sayyid Ali Zainal Abidin dicaci maki dan diludahi orang tidak dikenal, lalu ia usap ludah di wajahnya kemudian pergi. Orang yang memaki tersebut baru tahu kalau itu adalah Sayyid Ali Zainal Abidin, kemudian ia minta maaf. Sayyid Ali berkata, “semua yang kau katakan ada pada diriku, bahkan masih banyak keburukan yang belum kau sebut.” Ternyata pria tersebut dijanjikan uang 1000 dirham jika bisa membuat Ali bin Husein marah. Sayyid Ali tertawa, lalu pria tersebut diberi uang 1000 dirham sebagai ucapan terimakasih atas makiannya.

Habib Novel Alaydrus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here