Al-Baghawi berkata: “Yang sahih bahwa Ramadhan adalah nama sebuah bulan dari kata ramdha, yaitu batu terbakar, karena memang berpuasa pada waktu yang sangat panas.” Dan dikatakan: “Disebut begitu karena membakar beberapa dosa.” Puasa Ramadhan diwajibkan pada tahun kedua Hijrah.

Ramadhan adalah bulan kesabaran, sedang kesabaran pahalanya surga. Dia adalah bulan pertolongan. Dia adalah pembuka rizki seorang mukmin. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah memberi pahala pada orang yang memberi buka pada orang yang puasa walau hanya dengan sedikit susu, seteguk air atau sebutir kurma. Dan barangsiapa yang membuat kenyang orang berbuka berpuasa, dia akan diampuni dosa-dosanya dan Allah akan memberikan minum dari telagaku. Dia tidak akan merasa haus sesudah minum dari telagaku untuk selamanya. Disamping itu, mereka mendapat pahala orang berpuasa tanpa berkurang sedikitpun.”

Ramadhan adalah bulan yang awalnya adalah rahmat, pertengahan penuh ampunan dan terakhirnya pembebasan dari neraka. Nabi Muhammad SAW bersabda, “barangsiapa yang berpuasa bulan Ramadhan dengan iman dan ikhlas karena Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya baik yang lalu dan akan datang.”

Bulan Ramadhan adalah bulan untuk mencapai derajat takwa, dengan perbanyak shalat sunnah, baca Al-Quran, zikir, dan istighfar. Ketakwaan dapat terwujud dengan ibadah dan pengekangan nafsu. Bulan Ramadhan juga bulan kesolehan sosial, dimana kita dianjurkan sedekah dan memberi makan berbuka puasa bagi yang berpuasa.

(Adriansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here