Ketika diawal awal saya ikut organisasi ekstra kampus PMII, (walaupun sebelumnya saya sudah Ketua SMF, lanjut Ketua SMPT), saya dapat bertemu langsung dengan Ketua Umum PB PMII masa itu Abangda Sahabat Drh M. Iqbal Assegaf (alm). Bagi saya beliau adalah sorang Visioner…

Pada tahun 1991 kami sempat berdiskusi serius dimana beliau memberikan paparan dan prediksi gambaran situasi politik serta bagaimana kelanjutan bangsa dan negara Indonesia bila mana tiba saatnya kalau Pak Harto/Orde Baru tidak lagi berkuasa… Padahal pada masa itu Pak Harto masih dipuncak kekuasaan pemerintahan yang mampu mengontrol serta mengkooptasi semua kekuatan politik.

Maka apa yang kami khawatirkan sebagai hasil diskusi adalah akan terjadi, ancaman perpecahan bangsa dan negara , serta di perparah dengan krisis kepemimpinan. Semua orang akan kehilangan arah. Para Pemimpin tidak ada lagi yang bisa ditiru, diikuti dan digugu…

Maka Sahabat Iqbal Assegaf berpesan bahwa kita harus mempersiapkan diri…Beliau berkata akan datang pada saat itu nanti, orang akan merindukan dan kemudian mencari sosok pemimpin yang jujur, punya integritas, kapabel, dapat diterima oleh semua golongan, memiliki kecerdasan, arif, dan bijaksana…

Jadi sangat bertolak belakang dengan situasi saat itu, yaitu bila mana kita tidak dalam jajaran mainstream, jangan harap bisa menjadi pemimpin, walaupun memiliki potensi…dan jangan coba coba melawan, bisa lenyap…

Bagi saya pribadi bahwa apa yang menjadi konteks kekinian bangsa dan negara ini bukan menjadi sesuatu yang mengherankan. Karena jauh sebelum reformasi sekalipun situasi seperti saat ini sudah dapat digambarkan..

Kalau masalah perpecahan bangsa sudah dapat dilewati, tapi masalah krisis kepemimpinan disemua level dan di semua lini, baik di jajaran komponen suprastruktur politik maupun di jajaran komponen infrastruktur politik masih berlangsung dan berkepanjangan…

Maka untuk itu, kepada adik adik pemuda dan mahasiswa, tidak ada istilah kata terlambat, sebagai pemilik dan pewaris kepemimpinan bangsa dan negara ini, di masa yang akan datang saya berpesan, bekalilah dirimu dengan ilmu pengetahuan dan wawasan, memiliki integritas dan identitas yang berkepribadian serta jati diri ke-Indonesiaan. Jadilah sebagai tink tank, yang mampu membangun ide-ide serta gagasan-gagasan besar. Janganlah pula larut dalam situasi belenggu statusquo seperti saat ini.. Jadilah sebagai establishment…

Bereksistensilah, ekspresikan dirimu, jaga integritas dan indentitas, junjung tinggi moral dan adab, agar kau dapat menjadi magnet bagi semua orang sehingga mampu untuk membawa perubahan kearah yang lebih baik untuk bangsa dan negara ini…

Wassalam….

Sumber: Facebook Johari Ginting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here