Tawhid Corner

“Barangsiapa membaca (surat) Yasin pada malam hari dengan mengharap keridoan Allah, ia akan diampuni (dosanya).”
.
Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam “Shahih”nya, Ibnus Sunni dalam “Amalul Yaumi wal Lailah”,
Al Baihaqi dalam “Syuabul Iman” dan lain-lain *( banyak kitab)*
.
Imam Ibnu Katsir berkata dalam tafsirnya tentang hadits ini, bhw “Sanadnya bagus.”
.
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitabnya “Nataijul Afkar fi Takhriji Ahaditsil Adzkar” berkata tentang hadits tersebut:
.
ﻫﺬﺍ ﺣﺪﻳﺚ ﺣﺴﻦ
.
“Ini adalah hadits hasan.”
.
Imam Suyuthi mengatakan tentang hadits ini:
.
ﻫﺬﺍ ﺇﺳﻨﺎﺩ ﻋﻠﻰ ﺷﺮﻁ ﺍﻟﺼﺤﻴﺢ
.
“Ini adalah sanad yang sesuai standar shahih.” (Sumber: Kitab “Al-La’ali Al-Mashnu’ah” karya Imam Suyuthi.)
.
Hadits fadilah Yasin juga dinilai shahih oleh As-Suyuthi dalam kitab Tadrib ar-Rawi (Juz 1 hlm.341-342)
dan As-Syaukani dalam Al-Fawaid al-Majmu’ah (hlm. 269).

Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah dalam Ar-Ruh (hlm. 187) mengatakan:
“Dari Hasan bin Haitsam berkata: Aku mendengar Abu Bakar At-Thusi berkata: “Ada seorang laki-laki yang rutin mendatangi makam ibunya dan membaca surat Yasin di makam ibunya. Kemudian berkata: “Ya Allah, apabila Engkau berikan pahala bagi surat ini, maka jadikanlah pahalanya bagi semua penghuni kuburan ini”. Pada hari jumat berikutnya, seorang wanita datang dan berkata kepada laki-laki itu: “Kamu Fulan bin Fulanah?”. Ia menjawab: “Ya”. Wanita itu berkata: “Aku punya anak perempuan yang telah meninggal. Lalu aku bermimpi melihatnya duduk-duduk di pinggir makamnya. Aku bertanya: “Kamu kok bisa duduk-duduk di sini?”. Putriku menjawab: “Sesungguhnya Fulan bin Fulanan datang ke makam ibunya. Ia membaca surat Yasin dan pahalanya dihadiahkan kepada semua penghuni makam ini. Kami dapat bagian rahmatnya. Atau kami diampuni dan semacamnya”.
.
Imam Syaukani berkata:
.
ﺣﺪﻳﺚ ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﻳﺲ ﺍﺑﺘﻐﺎﺀ ﻭﺟﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻏﻔﺮ ﻟﻪ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻣﺮﻓﻮﻋﺎ ﻭﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﻋﻠﻰ ﺷﺮﻁ ﺍﻟﺼﺤﻴﺢ ﻭﺃﺧﺮﺟﻪ ﺃﺑﻮ ﻧﻌﻴﻢ ﻭﺃﺧﺮﺟﻪ ﺍﻟﺨﻄﻴﺐ ﻓﻼ ﻭﺟﻪ ﻟﺬﻛﺮﻩ ﻓﻲ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻤﻮﺿﻮﻋﺎﺕ
.
“Hadits: Barangsiapa membaca Yasin dengan mengharap ridho Allah, ia akan diampuni. Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari Abu Hurairah secara marfu’ dan sanadnya sesuai standar Shahih.
Diriwayatkan juga oleh Abu Nu’aim dan Al-Khathib. Maka, tidak ada alasan memasukkan hadits tersebut ke dalam kitab hadits-hadits maudhu’ (palsu).”

(Sumber: Al-Fawaid Al-Majmu’ah karya Imam Syaukani 1/303 Bab Fadhlul Qur’an, Maktabah Syamilah)

Sayyiduna Jund ibn Abdullah (radiyAllahu ‘anhu) meriwayatkan bahwa Rasulullah (sallAllahu ‘alayhi wasallam) bersabda,
.
Kedua : “Barangsiapa membaca Surah Yaseen pada malam hari dengan niat mencari ridha Allah, dosa-dosanya akan diampuni.”
(Kitab Muwattha’ Imaam Maalik).
.
Imaam ibn Hibbaan mengklasifikasikan hadits ini sebagai Sahiih, lihat Sahiih ibn Hibbaan Juz 6 halaman 312, ( lihat juga at-Targhiib juz 2 halaman 377).

Riwayat serupa oleh Sayyiduna Abu Hurayrah (radhiyAllahu ‘anhu) juga telah dicatat oleh Imaam Abu Ya’ala dalam Musnad beliau dan Hafiz ibn Katsir telah mengklasifikasikan rantai periwayatnya (Sanad) sebagai “Baik” (Hasan) (lihat Tafsiir Ibn Katsiir Juz 3 halaman 570).

Berdasarkan riwayat ini, Allamah Munaawi (rahmatullah ‘alayh) telah menganalisis bahwa barangsiapa hendak membaca Surah Yasin di pagi hari, juga akan diampuni dosanya, Insya Allah.
(Lihat kitab Faydhul Qadiir, juz 6, halaman 259).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here