JAKARTA – 11 Februari 2019 –Bersamaan dengan kehadiran Forum Komunikasi Masyarakat An-Nahdliyyin, hadir pula aktris Kirana Larasati ke kediaman Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat. Selain mengikuti kajian keagamaan dan tausiah kebangsaan usai sholat shubuh berjama’ah, aktris kelahiran Jakarta 29 Agustus 1987 ini juga berkesempatan sarapan pagi bersama KH. Ma’ruf Amin.

“Satu kehormatan bisa mendengarkan tausiah kebangsaan dari Kiai yang sangat saya kagumi. Tambah senang karena saya juga diajak sarapan pagi bareng. Abah Amin lura biasa. Sangat bijaksana, rendah hati, berpengetahuan luas bukan hanya soal agama, tapi juga ekonomi, budaya, sosial kemasyarakatan. Yang bikin saya makin kagum ternyata ingatannya sangat kuat. Abah bisa bercerita secara sistematis kemana saja daerah yang sudah dikunjungi dan mengingatkan saya bahwa dia sudah dua kali bertemu dan apa yang saya lakukan dalam pertemuan itu Abah Amin bisa ceritakan secara detail. Saya saja lupa,” kata wanita yang membintangi puluhan sinetron ini.

Sambil sarapan pagi, bintang film Gotcha, D’Girlz Begins, Perempuan Punya Cerita, Puple Love, Kota Tua Jakarta, Turis Romantis, dan Nenek Siam ini juga banyak bertanya soal visi dan misi KH. Ma’ruf Amin terkait milenial dan kaum perempuan. “Milenial itu generasi masa depan. Saya mau maju sebagai cawapres Pak Joko Widodo bukan untuk kepentingan saya pribadi. Tapi, untuk para generasi muda. Saya teringat pelajaran saat Ibtidaiyah saat seorang guru bercerita bahwa ada orang tua yang susah payah menanam pohon, padahal belum tentu dia akan menikmati hasilnya. Orang tua itu berkata, saya menanam hari ini bukan untuk saya, tapi untuk generasi muda yang akan menikmati apa yang saya tanam. Itulah yang menginspirasi saya untuk maju bersama Pak Jokowi,” cerita KH. Ma’ruf Amin. “Generasi milenial saat ini ada sekitar 5 juta lebih yang akan menjadi pemilih pemula. Mereka jangan hanya dimanfaatkan untuk kepentingan Pilpres 2019, tapi harus diberdayakan. Generasi muda harus kita siapkan untuk persaingan era milenial 4.0,” KH. Ma’ruf Amin menegaskan.

Saat bintang FTV berjudul Ku Ingin Bilang I Love You (2014) dan puluhan FTV lainnya itu bertanya soal perempuan, KH. Ma’ruf Amin pun dengan gamblang menjelaskan. “Dalam Islam, perempuan itu tiang agama. Artinya perannya sangat besar untuk keberlangsungan suatu bangsa. Jangan menganggap remeh perempuan. Mereka yang menentukan hitam putihnya kehidupan dari mulai lingkup keluarga, masyarakat dan negara. Perempuan memiliki peran penting di Republik ini. Karena itu pembinaan baik spiritual maupun ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan bersinergi. Perempuan Indonesia harus maju dan punya kemampuan bersaing di dunia global,” KH. Ma’ruf Amin menegaskan.

Penjelasan KH. Ma’ruf Amin yang begitu gamblang menambah keyakinan Kirana Larasati bahwa pilihannya mendukung pasangan Capres dan Cawapres 01 semakin kuat. Bahkan, Bintang Sinetron Cinta dan Kesetiaan ini siap untuk turun lapangan mengampanyekan pasangan 01 untuk memenangkan Pilpres 2019. “Setelah ngobrol dan sarapan pagi bareng, jujur saya semakin mengangumi keilmuwaan dan kebapakan Abah Amin. Sosoknya sangat mengayomi. Saya sebagai generasi milenial dan juga kaum perempuan sangat bangga mendapatkan perhatian luar biasa lewat visi misinya. Tambah lagi, ternyata Abah juga bilang sering nonton sinetron saya saat waktu senggang. Ternyata, Abah Kiai nonton sinetron saya juga. TOP BGT deh pokoknya. Abah Amin sangat menguasai banyak hal ternyata. Juga dunia yang saya geluti,” kata Kirana yang mendapatkan hadiah buku Ma’ruf Amin Way dari KH. Ma’ruf Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here