Dalam diskusi “The Gus Dur Code: Pemikiran dan Tindakan” yang diadakan oleh Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW), turut hadir KH.Manarul Hidayat (Rois Syuriah PBNU) sebagai narasumber. Beliau menjelaskan pemikiran Gus Dur yang belum banyak yang tahu.

“Saya mendampingi Gus Dur hampir 15 tahun, cuma tidak pernah terekspose, karena saya ajudan siluman. Gus Dur banyak hutang sama saya, setiap habis makan bilang kiai bayar dulu, kan nggak pernah bawa dompet,” ujar Kyai Manarul yang disambut tawa oleh peserta diskusi.

Bagi KH. Manarul Hidayat, Gus Dur adalah agamawan, nasionalis sejati, pencinta demokrasi, dan anti kekerasan.

“Dulu Gus Dur masuk Fordem (Forum Demokrasi), tempat kumpulnya orang-orang Kristen. Saya pernah tanya, “Gus kenapa itu masuk Fordem?” Gus Dur bilang, Fordem kan sama kita nggak akur kyai, saya mau masuk asalkan saya jadi ketuanya,”jelas beliau.

Gus Dur sejak bergabung dengan Fordem justru itu adalah strategi Gus Dur membela Islam tanpa kekerasan.

“Biasanya dulu ada Kristenisasi di daerah-daerah, sejak Gus Dur ikut (Fordem) yang biasanya suka ngomong sembarangan nggak jadi, yang biasanya suka nyumbang nggak jadi. Itulah kehebatan Gus Dur dalam rangka menundukkan musuh-musuh Islam,” tegasnya.

Pernah juga muncul kejadian dimana Gus Dur memunculkan kontroversi dengan mengubah Assalamualaikum dengan selamat pagi, ternyata hal tersebut juga cara Gus Dur melawan penghina Islam dengan tanpa kekerasan.

“Yang pernah digosipkan kyai Jawa Timur itu Gus Dur murtad, karena mengganti Assalamualaikum jadi selamat pagi. Sejarahnya begini, pak LB Moerdani ngomong sama Gus Dur, Gus emang Negara ini Negara Islam? Kok Pak Harto ngomong Assalamualaikum terus? Kata Gus Dur, ganti aja selamat pagi. Hampir seluruh umat Islam mencaci maki Gus Dur, ketika umat Islam bereaksi keras, LB Moerdani mundur sendiri, sejak itu tidak pernah protes lagi. Begitulah Gus Dur, biarlah saya (Gus Dur) jadi bemper secara nasional biar para penghina Islam puas,”tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here