Dalam tradisi Hadramaut ada bentuk penghormatan terhadap orang suci Tarim, mereka adalah ulama yang bermazhab Syafi’i, dan melakukan gerakan sufisme. Tokoh peletak gerakan sufisme di Tarim Hadramaut adalah Sayyid Faqih Al muqaddam wafat.

Habib Umar bin Hafidz termasuk orang yang dianggap suci dari Tarim yang melakukan gerakan sufisme sebagaimana Sayyid Faqih Al muqaddam. Habib Muhammad Bagir bin Yahya bercerita dalam ceramahnya, bahwa ada orang kecelakaan di Depok, kepala anaknya sampai retak dan banyak rumah sakit yang menolak. Inilah karomah Habib Umar bin Hafidz yang terkenal:

1.Wasilah kesembuhan korban kecelakaan
Seorang jama’ah majelis rasulullah berdoa dengan wasilah dari Syekh Abu Bakar Bin Salim dan Habib Umar bin Hafidz, akhirnya ada satu rumah sakit yang mau menerima anak tersebut, saat anak itu bangun, lalu bertanya dimana keberadaan pria bersorban berjenggot merah yang memberikan dia makan, lalu jemaah memberikan foto Habib Umar bin Hafidz dan anak tersebut berkata bahwa Habib Umar yang dimaksud pria berjenggot merah tersebut.

2. Menyembuhkan Habib Munzir Al-Musawa

Habib Muhammad Alkaff bercerita bahwa Habib Munzir al-musawa pernah lumpuh karena ada cairan pada dengkul kakinya, dokter mengatakan bahwa Habib Munzir tidak mungkin bisa berjalan lagi, lalu Habib Munzir pergi ke Tarim untuk bertemu Habib Umar bin Hafidz, kemudian Habib Umar menepuk dengkul Habib Munzir dan ia langsung bisa berdiri. Pernah juga Habib Munzir keluar cairan dari luka perutnya, kemudian setiap hari harus dipasang plester, setelah dipegang dan didoakan oleh Habib Umar bin Hafidz, seketika juga cairan itu kering dan berhenti keluar.

Habib Munzir saat operasi, dimana kepalanya dibedah, ada orang yang penyakitnya tidak separah Habib Munzir telah wafat karena penyakit yang sama, tapi berkat doa Habib Umar bin Hafidz maka Habib Munzir al-musawa bisa selamat saat operasi tersebut.

3. Menghilang Saat Dikeroyok

Habib Umar pernah mengisi seminar di Yaman, lalu ia bertemu dengan peserta seminar yang tidak sependapat, tiba-tiba listrik mati, dan orang-orang yang tidak sependapat tersebut memukuli Habib Umar.
Habib Quraish Baharun, Habib Husein Ba’bud, dan Habib Soleh Al-Jufri mendatangi tempat seminar tersebut. Habib Umar tidak ditemukan di lokasi seminar, namun berada di mobil sedang istirahat tanpa ada luka sedikitpun, jadi yang dipukuli di ruangan bukanlah Habib Umar bin Hafidz.

4. Muridnya Khusnul Khotimah

Habib Munzir Al Musawa pernah bercerita, bahwa pernah ada murid di Darul Musthofa yang minum bir, lalu ia dipulangkan ke Indonesia, saat di Indonesia justru ia menjadi semakin parah dengan maksiatnya, namun ia wafat dalam keadaan sedang beribadah, kata orang tuanya ia seminggu sebelum meninggal bertaubat, banyak menghabiskan waktu beribadah di masjid, dan itu disebabkan setelah bermimpi bertemu dengan Habib Umar bin Hafidz.

5. Berbicara dengan Singa Afrika

Habib Munzir pernah bercerita tentang Karomah Habib Umar bin Hafidz yang menarik lagi adalah saat Habib Umar berdakwah ke Afrika. Ia dihadang beberapa ekor singa, namun Habib Umar membuka kaca jendela sambil berkata pada singa tersebut, bahwa ia adalah utusan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam untuk berdakwah di negeri tersebut, lalu Habib Umar memberikan sebuah pisang dan singa tersebut memakan pisang lalu pergi.

6. Membakar Jin dengan Tatapan Mata

Sebagaimana diceritakan Habib Munzir, pernah mendapatkan kabar bahwa salah satu anggota keluarga muridnya yang di Malaysia dirasuki oleh jin, lalu Habib Umar hanya berkata “terbakarlah kau”, Jin tersebut langsung keluar dari tubuh anggota keluarga yang dirasuki tersebut. Habib Munzir juga berkata, setiap peresmian rumah baru di zaman Habib Umar selalu diundang, karena Jin penghuni rumah tersebut akan lari karena takut dengan tatapan mata Habib Umar.

Keyakinan adanya Karomah pada Habib Umar bin Hafidz membuat ia menjadi sosok yang memiliki otoritas tertinggi dalam menentukan arah kebijakan dari Majelis Rasulullah.Bahkan Para dewan Syuro dan dewan guru Majelis Rasulullah tidak berani untuk menentang setiap perintah dari Habib Umar bin Hafidz. Para jamaah juga meyakini bahwa Habib Umar bin Hafidz sering berjumpa dengan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam melalui mimpi, dan muncul keyakinan bahwa menaati Habib Umar bin Hafidz sama saja menaati perintah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Adriansyah (Penulis buku Majelis Rasulullah: Religiusitas Perkotaan dan Moderasi Dakwah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here