Ja’far bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husain berasal dari Bani Hasyim dan Quraish. Ia diberi gelar Ash-Shodiq dan dijuluki Abu Abdillah. Banyak yang mengambil ilmu dari Iman Ja’far Ash-Shodiq, adapun diantaranya Imam Abu Hanifah dan Imam Malik.

Imam Abu Hanifah pernah ditanya oleh seseorang tentang siapakah orang yang paling faqih (paling mendalam ilmunya), lalu beliau menjawab bahwa orang yang faqih adalah Ja’far bin Muhammad.

Imam Syafi’i berkata, bahwa Imam Ja’far Ash-Shodiq adalah orang yang terpercaya. Sedangkan Amr bin Abi Miqdam berkata, Ja’far bin Muhammad adalah mata rantai dari para Nabi.

Imam Malik berkata, selama ia berguru dengan Ja’far bin Muhammad, tidaklah ditemukan beliau melainkan dalam 3 keadaan, adapun diantaranya: Dalam keadaan shalat, keadaan berpuasa, dan membaca Al-Quran. Dan Imam Ja’far Ash-Shodiq saat menyampaikan hadis selalu dalam keadaan berwudhu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here