Perjalanan spiritual adalah perjalanan dari dan diatas segala perjalanan, satu-satunya perjalanan yang berharga untuk dilakukan. Perjalanan spiritual adalah perjalanan dari yang terbatas menuju yang tak terbatas.

Dalam penyebaran agama Islam, Sunan kalijaga menggabungkan seni, budaya, tradisi dan agama sehingga Islam pada saat itu mudah diterima oleh masyarakat. Hingga kini warisan budaya, seni dan sebagainya utamanya yang bernuansa Islam tetap masih di jalani oleh keraton kasunanan Surakarta.

Hampir semua pimpinan di negeri ini ada hubungan spiritual dengan keraton. Paku Buwono XII juga berjuluk Sinuhun Hamardika, raja Solo pertama yang merasakan alam kemerdekaan. Saat proklamasi dibacakan, Pakubuwono XII baru sebulan bertahta. Pada masa revolusi, Kraton banyak menyumbang kuda, mobil, senjata, peluru, hingga dana untuk Republik. Termasuk memberi bantuan untuk Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Sinuhun Paku Buwono XII turut menyumbang 2 nampan emas karena keterbatasan dana kita.

Hubungan Gusdur dan Keraton Kesunanan Surakarta :

Gus Dur dan Paku Buwono XII sama-sama suka guyon. Mereka sama-sama memiliki selera humor yang tak jarang menggunakan bahasa tingkat tinggi dan berbau spiritual. Jadi, tak jarang banyak orang yang tidak memahami humor antara PB XII dan Gus Dur. Menjadi kerabat Keraton, membuat Gus Dur sering menghadiri acara-acara keraton, diantaranya peringatan 1 Sura. Ritual yang dilakukan di antaranya adalah doa bersama, kirab pusaka, meditasi, salat Hajat, dan salat Subuh berjemaah dan lain sebagainya.

Pangeran Karyonegoro (Budayawan Keraton Solo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here