Kegiatan Habib Luthfi bin Yahya tidak sekedar di dalam masjid untuk berdzikir. Ia juga banyak mengemban jabatan di berbagai lembaga Meskipun demikian ia tidak merasa lelah dan berat apalagi merasa terbebani, jabatan yang pernah diterimanya antara lain sebagai ketua umum MUI Kota Pekalongan, ketua umum MUI Jawa Tengah. Bahkan dia Mursyid tarekat syadziliyah didaulat menjadi Mudir Am dari Ahlith Thoriqoh Mu’tabaroh an Nahdliyah, salah satu badan otonom NU.

Habib Muhammad Luthfi juga membentuk paguyuban antar umat beragama di Pekalongan (Panutan) . Ia membuat dan mengetuai Panutan karena daerah Pekalongan rawan konflik.

Pada 20 November 1995 terjadi aksi pengrusakan dan pembakaran rumah milik keturunan Tionghoa di Pekalongan, pemicu kejadian ini adalah dirobek-robeknya Alquran oleh salah seorang keturunan Tionghoa yang mengalami gangguan jiwa, para Kyai angkat tangan dan para tokoh juga tidak mampu mengatasinya. Saat seperti ini, Habib Luthfi bin Yahya mengemukakan pernyataan, “saya tidak Ridho kalau santri saya ikut-ikutan aksi perusakan itu.”

Mendengarkan pernyataan tersebut, banyak Kyai tersentak, hal ini terjadi karena Habib Lutfi memberikan pernyataan yang tidak biasa, alhasil kejadian aksi tersebut berangsur-angsur membaik.

Masyarakat sering tercengang mendengarkan ceramah Habib Lutfi, selain mendengarkan mereka juga bertanya cara menyuburkan tanah yang terlanjur kering, Habib Luthfi langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan solusi disertai referensi ilmiah dalam memberikan ceramah keagamaan. Habib Luthfi tidak hanya menyampaikan materi keagamaan tetapi ia juga menyampaikan materi kebangsaan, nasionalisme, dan kepemudaan. Ia merupakan salah satu sosok yang mempunyai rasa nasionalisme tinggi terhadap bangsa Indonesia.

Menurut Habib Luthfi bin Yahya, jabatan merupakan amanah dan tidak bisa diminta minta, ketika terpercaya menduduki jabatan ia selalu siap, menurutnya masuk dalam suatu lembaga adalah pengabdian dan perjuangan sesuai dengan kemampuan masing-masing orang. Habib Luthfi bin Yahya juga memprakarsai organisasi tarekat yaitu MATAN, organisasi tarekat untuk kalangan mahasiswa, Habib Luthfi bin Yahya memimpin organisasi tersebut secara langsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here