Jakarta – Dewan Komisaris PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengangkat Fadli Yasir sebagai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Pelni.

Pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Pelni yang ditandatangani oleh Komisaris Utama Ali Masykur Musa pada 20 April 2020. Disebutkan, masa jabatan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi paling lama tiga tahun dan dapat diperpanjang satu kali selama dua tahun masa jabatan.

Kemudian anggota Komite Nominasi dan Remunerasi diberikan honorarium berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris PT Pelni yakni sebesar 15 persen dari gaji Dirut PT Pelni.

Fadli Yasir saat dikonfirmasi membenarkan pengangkatan dirinya sebagai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Pelni.

“Sepenuhnya aku belum mendapat program kerjanya, tapi itu yang disampaikan, karena berkaitan dengan SDM,” tulis Fadli Yasir.

Dijelaskan, Komite Nominasi dan Remunerasi bertugas melakukan pengawasan dan menyeleksi dan mengangkat manajemen PT Pelni.

Fadli Yasir merupakan Ketua Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), dan Ketua PB Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW).

Sebelumnya, Fadli juga pernah menjadi Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara, dan Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumut.

Semasa mahasiswa, Fadli putra kelahiran Kota Tanjungbalai, adalah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here