Dalam acara haul ayahanda Jokowi, hadir ibunda Jokowi, saat itu ia berbincang dengan Ary Agus yang merupakan pengurus Pagar Nusa. Ibunda Jokowi bercerita tentang silsilah Jokowi dan amaliah ibunda sehingga memiliki anak yang sukses. Ary Agus menceritakan:

“Alhamdulillah saya bertemu langsung dengan ibu Noto, tutur beliau halus dan lembut, dari garis leluhur ayah Jokowi bapak Noto Mihardjo adalah kiai Hasan Zuhdi, pesantrennya pun masih ada ,dan beliau adalah murid dari Mbah Hasyim Asy’ari Tebu Ireng.

“Sempat saya menanyakan rahasia bagai mana menghadapi dan mendidik anak yang sukses, rahasia ibu tersebut adalah solawat nariyah.”

Jokowi memiliki nasab orang soleh, sehingga perawakan yang tenang menunjukkan kedalaman spiritualnya, dan ternyata ia memang lahir dari keluarga religius.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Zainal Ma’arif dan Kyai Wachid, Jokowi adalah keturunan dari Kiai Yahya, salah seorang pengawal Pangeran Diponegoro. Kiai Yahya sendiri adalah putera dari Kiai Abdul Jalal, seorang ulama yang menjadi pendiri tanah perdikan di wilayah Kalioso (daerah selatan utara Solo).

Jika silsilah ini ditarik ke atas, maka Jokowi merupakan keturunan dari Jaka Tarub (Raden Kidang Telakas). Dan Jaka Tarub sendiri adalah (dipercaya) putera dari Maulana al-Maghribi.

Sebagaimana dikutip dari website Islami.co, Syeikh Maulana Maghribi merupakan salah satu penyebar Islam generasi pertama. Beliau jauh ada belum Para Walisongo – Sunan yang kita kenal saat ini. Berasal daerah Maghrib, atau Maroko di Benua Afrika bagian Utara. Menurut Sejarawan, Agus Sunyoto, dikabarkan beliau wafat pada tahun 1419.

5 COMMENTS

  1. Hanya berpendapat:

    =====
    Masalah ke Sayyidan Gus Dur, wallahu a’lam. Dan jk benar Gus Dur termasuk/Habib, agaknya marganya lebih tepat ke Adzamat Khan, bukan Basyaiban.
    Dan marga Adzamat Khan itu pun, saya kira bukan ditinjau dari nasab neneknya GD ( krn gk mungkin. Marga itu pake jalur laki2 terus ke atas hingga ke Sayyidah Siti Fatimah) , bukan pula ditinjau dari nasab ibunya GD. Melainkan dari jalur sang ayah GD- trus kakek GD, yakni Hadratusy Syeikh Hasyim Asy’ari.
    =====
    Jadi dengan ini, bukan berarti saya hendak mengatakan bahwa Kyai Ageng Muhammad Besari bukan bermarga Adzamat Khan. Dalam hal ini saya berpendapat sama, yakni bahwa Kyai Ageng Muhammad Besari Tegalsari, adalah seorang Sayyid yang bermarga Adzamat Khan.
    ====
    R. Bagus Harun pun ( yang di kemudian hari dikenal masyarakat dg sebutan Kyai Ageng Basyariyah dan kini makamnya ada di Sewulan Madiun) adalah murid kinasih dari Kyai Sepuh Tegalsari Ponorogo, yakni Kyai Ageng Muhammad Besari. Jadi hny sebatas murid. Blm ada data kuat bahwa beliau adalah juga menantu Kyai Ageng Muhammad Besari.
    Juga karena Nyai Ageng Basyariyah ( ibunda dari Nyai Santri, salah satu leluhur Gus Dur) itu makamnya ada di ds. Pulosari Kec. Jambon, Ponorogo ( Barat sebuah masjid, yg msjid tersebut juga bernma masjid Al Basyariyah). Jadi makamnya di situ.
    Logikanya: Jika Nyai Ageng adalah putri Tegalsari, kenapa tdk dimakamkan di Tegalsari?

    Tapi di papan silsilah di area makam Kyai Ageng Anom Besari Kuncen Caruban, pernah tertuliskan bahwa Kyai Ageng Basyariyah adalah menantu dari Kyai Ageng Muhammad Besari.
    entah dari mana penulisnya mmperoleh data silsilahnya. Dan entah, kini masih adakah papan tersebut.
    Silahkan mngkin ada yg bisa memberi tanggapan. Saya juga lagi mencari data2 baru yg valid.

    Memang sih ada cerita tutur, msh katanya-katanya. Bhw Kyai Ageng Basyariyah, konon di kemudian hari, menikah lagi. Dinikahkan dg putri Tegalsari. Tapi khan blm diketahui pasti, putri dari Kyai siapa. Juga Pengasuh Tegalsari waktu itu pas Era siapa.
    Lagian, ini kan lagi membahas ttg ada tidaknya keterhubungan nasab Gus Dur dengan Tegalsari Ponorogo. Jadi harus dilihat dari jalur Nyai Ageng yg dari Pulosari Jambon tadi.

    #cahMediun99

  2. Judulnya DNA keturunan waliullah, mana bukti pemeriksaan & analisis uji DNA-nya? Sampel ujinya & pembandingnya siapa, dianalisis DNA-nya dmn, siapa peneliti yg kompeten yg terlibat, & hsl publiksasi ilmiahnya di jurnal apa, dll. Klu tdk mengerti masalah DNA, jngn coba2 membuat tulisan yg menyesatkan, anda akan dicemooh oleh org yg faham ttg ilmu genetik & ahli biomolekuler

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here