Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) menggelar bedah hasil survei pakar/public opinion makers (POM) bertema “Berebut Menteri Milenial, Siapa Paling Potensial?”. Kriteria penarikan 20 figur menial melalui tiga tingkatan, yakni masuk dalam radar survei pakar/public opinion makers Arus Survei Indonesia yang dilaksanakan pada 26 Februari – 12 Maret 2019, analisis media (April-Juli 2019) dan analisis peluang (ada restu partai politik/ormas/kedekatan khusus dengan Jokowi).
Poin-poin press release adalah sebagai berikut :
1. Kelompok milenial perlu dipertimbangkan masuk kabinet 2019-2024 karena empat alasan; a) untuk merespon gelombang kepemimpinan milenial global; b) untuk menjawab tantangan global dan revolusi industri 4.0; c) menjawab tantangan inovasi; d) menghadapi bonus demografi dengan mempersiapkan kualitas SDM yang kompetitif.
2. Dua puluh (20) figur milenial yang muncul di atas sebelumnya pernah diuji kompetensinya pada survei pakar/public opinion makers Arus Survei Indonesia pada 26 Februari – 12 Maret 2019. Aspek atau dimensi penilaian pakar/public opinion makers terhadap figur-figur milenial tersebut ada lima, yakni Integritas dan Rekam Jejak, Kompetensi dan Kapabilitas, Inovasi dan Kreativitas, Komunikasi Publik dan Pengaruh Sosial, serta Aspek Manajerial dan Kemampuan Memimpin.
3. Berikut ini skor penilaian para pakar/public opinion makers terhadap 10 figur milenial profesional, yakni Emil Dardak (79,66), Nadiem Makarim (78,88), Acmad Zaky (73,76), Witjaksono (71,78), Inayah Wahid (70,58), Dian Sastrowardoyo (70,36), Ferry Unardi (68,28), Gibran Rakabuming Raka (65,34), Wiliam Tanuwijaya (64,12) dan Sunanto (59,80)
4. Berikut ini skor penilaian para pakar/public opinion makers terhadap 10 figur milenial partai, yakni Agus Harimurthi Yudhoyono/Demokrat (70.06), Grace Natalie/PSI (68.62), Taj Yasin Maimoen/PPP (68.51), Diaz Hendropriyono/PKPI (64.36), Lukmanul Khakim/PKB (61.11), Prananda Surya Paloh/NasDem (60.91), Arwani Syaerozi/Hanura (58,78), Ahmad Hanafi Rais/PAN (56,76), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo/Gerindra (54,54) dan Angela Herliani Tanoesoedibjo/Perindo (52,54)
5. Calon menteri milenial disebut potensial jika selain punya kompetensi, ia juga punya sokongan dari partai politik atau organisasi masyarakat (ormas) atau organisasi relawan atau punya kedekatan khusus (chemistry) dengan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Jakarta, 21 Juli 2019

Ali Rif’an
Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here