Jakarta — Senin (3/9) rentetan relawan Kiai Ma’ruf Amin mendatangi Wisma Sangha Theravada Indonesia di Pondok Labu, Cilandak, Jaksel. Ada dua relawan yang datang menyambangi Bhante Dhammasubho Mahathera yaitu Barisan Milenial Kiai Ma’ruf (BMKM) dan Relawan Lintas Iman Kiai Ma’ruf

Dalam pertemuannya kedua relawan ini membahas perkembangan bangsa, berbicara keragaman hingga kondisi geopolitik dunia saat ini. 

“Kami bersama Bhante Dhammasubho membicarakan isu-isu kontemporer yang saat ini sedang ramai karena terbelahnya bangsa kita hanya karena Pilpres, terutama isu politik identitas hingga perkembangan geopolitik dunia” Ujar Rikal Dikri, Direktur BMKM. 

Bhante Dhammasubho sempat menanyakan kepada dua relawan itu “Saya bingung orang beragama kok pemarah”. “Seharusnya beragama itu bikin orang tenang, bukan jadi pemarah dan pencaci”, lanjutnya ke awak media. 

Lanjut Rikal, “Pak Bhante ini adalah kawan dekat dari guru kami yaitu Gus Dur, sudah barang tentu tidak kita ragukan lagi konsistensinya dalam menjaga kebhinekaan”. 

Di lain kesempatan Khairy Fuady, Konsolidator Nasional Lintas Iman Kiai Ma’ruf, menegaskan bahwa dirinya mendatangi Bhante Dhammosubho ingin meminta arahan ke depannya, bahwa eksistensi keberagaman kita harus kita jaga. 

“Kami menyambangi beliau, ingin meminta arahan dan nasihat dari tokoh-tokoh agama di Indonesia, karena di antara mereka harus terintegrasi sebuah keharmonisan antar agama, kan jelas kata Bhante, Orang beragama itu harusnya jadi tenang bukan pemarah” tandasnya.