Dikisahkan ada seorang anak melakukan perjalanan dengan ayahnya, lalu di tengah perjalanan ayah pemuda tersebut meninggal dunia. Sang anak menjerit karena wajah sang ayah menjadi hitam legam, hal inilah yang membuat sang anak menjadi bertambah sedih. Ia ingin meminta pertolongan kepada orang sekitar, tapi malu dengan jenazah ayahnya yang menghitam. Dikarenakan stress, membuat ia mengantuk dan tertidur di tempat tersebut. Saat tertidur ia bermimpi melihat seorang pria yang sangat bersih dan tampan, lalu pria tersebut mengusap wajah ayahnya, kemudian wajah ayahnya yang semula hitam legam berubah menjadi putih bercahaya. Sang anak bertanya, “siapa kau?” Lalu pria tersebut menjawab, “aku nabimu Muhammad.”

Nabi Muhammad Saw dalam mimpi pemuda tersebut mengatakan bahwa ayah pemuda tersebut dulu sering berbuat dosa dan kesalahan, tapi karena banyak bershalawat maka saat ia wafat aku beri dia syafaat. Kemudian saat bangun dari tidur, sang anak melihat jenazah ayahnya menjadi putih bersinar.

Pemuda tersebut menjadikan hari-harinya dengan perbanyak bershalawat. Seorang ulama Mekkah melihatnya setiap berjalan membaca shalawat, saat tawaf membaca shalawat, saat sa’i juga membaca shalawat. Ulama Mekkah tersebut kemudian bertanya, “apakah kau tidak tau bacaan lain selain shalawat?” Lalu pemuda tersebut menceritakan kisah ayahnya tersebut.

Habib Umar bin Hafidz
Pesantren Lirboyo
29 April 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here